Pages

Tuesday, 8 May 2012

Solusi Kemacetan Jakarta


Bentar lagi mau pemilihan gubernur Jakarta nih, dan kali ini tambah seru karna ada kandidatnya yang bukan orang asli jakarte alias pendatang seperti gw ini lah kira-kira hehehe...nah setiap kali ada kampanye pemilihan cagub dan cawagub ibukota ini, masing2 para kandidat pastinya ada janji2 yg berhubungan dengan MACET dan BANJIR. Karena dua masalah ini yang selalu menghantui warga jakarte.

Nah, pagi ini kebetulan kerjaan lagi ga sibuk jadi gw akan berandai-andai seandainya gw terpilih menjadi Gubernur Jakarta selanjutnya, maka gw punya 7 jurus ampuh agar Jakarta tidak macet. Apabila semua metode ini dijalankan, ane jamin 100% jakarta tidak akan ada lagi kemacetan! dan semuanya akan bisa terealisasi dalam waktu 12 bulan saja. Hebat kan gw hehehe...berikut jurus2 jitu tersebut, langkah2 ini harus dijalankan semua dan sesuai urutannya  ;


1. Setiap perusahaan dengan karyawan >= 100 orang dan sekolah maupun kampus wajib menyediakan bus karyawan dan bus sekolah. (Wajib! buat peraturan resmi). Harus mampu tuh karena sekolah dijakarta kan dah mahal2 bayarnya, jgn memperkaya diri aja lah sekolah! fufufu...yellow school bus!!
2. Jumlah Busway ditambah 10x lipat jumlahnya dari sekarang dan koridor XI - XVIII harus sudah beroperasi dalam 3 bulan! (pasti bisa!)
3.  Setiap pengendara mobil wajib punya SIM Internasional bila ingin mengemudi dijalanan Jakarta. SIM Internasional setahu gw lebih susah buatnya, susah disogok dan bs memfilter hanya pengemudi yg kompeten yang bisa bawa mobil dijakarta, tidak ada lagi pengemudi ugal-ugalan. Setiap razia dan ditemukan yang masih pakai sim biasa akan dikenakan denda sebesar 5juta dimana pembagiannya 20% masuk kas pemkot, 20% masuk samsat, 10% masuk DLLAJR, 10% masuk LSM anak2 jalanan, 20% masuk kantong kapolsek yang mengadakan razia dan 20% sisanya masuk kantong pribadi polisi yang menilang. Dengan cara ini, tidak ada damai2an karena polisi juga dah dapet penghasilan dari sini dan bisa dapet dana untuk anak jalanan dan pemkot dapet duit juga. Asyik.
4. Kendaraan pribadi berusia lebih dari 5thn tidak boleh masuk jalanan jakarta! tidak ada perpanjangan lagi disamsat! semua wajib dijual/tidak boleh berkeliaran lagi di jalanan ibukota. Kena razia akan ditilang 10jt (komposisi pembagian seperti no.3) lalu mobilnya langsung diderek ditempat masuk compound. Ngeluarin mobil bayar lagi 2,5 juta (masuk kantong DLLAJR dan Kepolisian 50:50).
5.  Setiap motor tidak boleh masuk jalan arteri dan jalan utama dijakarta mau jam berapa pun. Kena razia maka denda 1jt (dengan komposisi seperti no.3) lalu langsung diangkut ke compound, ngeluarin bayar lagi 500rebu.
6. Setiap Jam 6 - 10 pagi dan 4 - 8 malam setiap jalanan musti bersih dari mobil pribadi termasuk TOL. Jadi Tol hanya melayani kendaraan bus saja jam segitu. Kena razia maka denda 5jt lagi (kalo ga ada SIM internasional maka combo kena 10jt, kendaraan lewat 5thn jg umurnya, triple combo 15jt, mau damai gimana? polisi yang nilang sudah dapet 3jt dari situ aja). Pengguna jalan jakarta akan kita 'paksa' menggunakan kendaraan umum. Untuk karyawan dan anak sekolah harusnya bisa tenang karena perusahaan dan sekolah menyediakan bus. So, ga usah khawatir berangkat kerja/sekolah fren :)
7. Karena jalanan sudah bersih dari yang oknum2 pengganggu maka Busway bisa jalan di jalan biasa, ga perlu dibuat jalur khusus lagi. Jalur busway yang sudah ada akan dijadikan jalur sepeda. Yap, hanya sepeda yang bisa setiap saat digunakan dijalanan jakarta ini. Bersepeda itu menyehatkan dan saat ini diterapkan maka udara dijalanan sudah jauh lebih bersih karena yang lewat dijalanan itu cuma bus berbahan bakar BBG dan sepeda. Pada tahap ini penghematan BBM sudah ditekan sedemikian rupa karena jumlah mobil yang beredar dijakarta akan berkurang drastis. Orang2 akan enggan membeli mobil karena hanya bisa dipakai keluar kota atau diluar jam kerja dan hanya bisa berumur 5thn saja. Kondisi jalan akan jarang rusak karena intensitasnya berkurang dan tujuan agar jakarta bebas macet akan sukses tercapai! Hidup gw!!

Pada tahun pertama akan muncul gejolak sedikit tapi saya akan merespon dengan mengeluarkan statement di media massa, "Kebijakan saya memang tidak populer, saya tidak ingin jadi populer, tugas saya hanya untuk mengobati Jakarta" dan pada tahun ketiga seiring dengan perbaikan kualitas kendaraan umum maka para penduduk Jakarta akan menyadari bahwa saya telah sukses menyingkirkan yang namanya macet dari jakarta. Jakarta akan senyaman singapore dan monte carlo. Jalanan akan lenggang, semua mobil yang ada semuanya masih bagus dan tingkat emisinya rendah. Udara jakarta menjadi bersih, para warganya pada sehat karena sering berolahraga (bersepeda dan jalan kaki itu sehat!) lalu tingkat stress akan turun ke level terendah dalam 20thn, Jakarta masuk guiness book of record sebagai ibukota negara dengan tingkat kemacetan terendah di dunia (ok, yg terakhir agak kelewatan tapi gpp kan namanya menghayal).

Buat para kandidat calon gubernur yang kalo-kalo aja membaca tulisan gw ini, kalau bapak menjalankan, bapak bakal terkenal sampai 100% kedepan mungkin dan setiap HUT Jakarta akan dielu-elukan lalu terpilih dalam masa jabatan kedua kali setelah itu bisa mengincar kursi RI 1 atau minimal Menteri Transportasi deh, mantaps! Kalo sukses jangan lupa traktir saya makan2 ya gan! Hidup Jakarta!!! :-)

2 comments:

  1. Hahahahahahah... Gak bisa semua dilaksanain cuy! Especially yang no. 6.

    Mendingan, km contoh dari negara maju yang udah kebukti systemnya bener, yaitu: Jumlah jalanan harus cukup dan lebarnya juga memadai; kendaraan umum itu rutenya harus banyak, jumlahnya banyak, tepat waktu, dan nyaman; parkir dibikin mahal sekali; BBM tidak ada yang disubsidi.

    Kalau soal sepeda motor, setuju, sepeda motor (bebek, skuter) itu sudah tidak boleh dijadikan moda transport di jalan arteri, dia hanya boleh dipakai di perumahan/ jarak dekat, KECUALI dia adalah motor polisi/ motor CC besar yang memang dipakainya untuk leisure, bukan moda utama transportasi.

    ReplyDelete
  2. Harus dilaksanakan bila ingin macet hilang dari jakarta dalam waktu dekat ci. Di negara maju punya tata kota yg jelas. Jakarta sudah ancur2an. Jumlah jalanan ditambah itu susah karena akan melintas beberapa macam kepentingan, penggusuran dan blum proyek2 penuh korupsi lagi.

    Caranya cuma begitu yang paling pas untuk indonesia ini, paksa! hahaha..busway ga sukses kenapa? masih byk motor dan mobil pribadi yg malah makan jalur busway.

    Pokoknya itu mobil pribadi ga boleh lewat jalanan jakarta aja, titik! macet hilang :D

    ReplyDelete