Mumpung masih kepagian kalo gw berangkat ngantor, gw akan berceloteh sedikit, seperti burung pipit yang akan membagikan suaranya yang indah setelah makan kroto, maka inilah celoteh gw setelah sarapan enak pagi ini.
Kali ini gw akan kembali membahas mengenai dunia kerja, yaitu workaholic vs magabut (makan gaji buta). Topik ini gw ambil karena ada rekan kerja yang resign dari kantor dengan alasan dia bete karena kurang kerjaan yang menantang. Ternyata ga ada kerjaan dikantor juga bisa membuat seseorang ga betah yah. Akhirnya dia pindah ke sebuah software house, disana pasti banyak kerjaan, kalo ga ada kerjaan dah mw bangkrut berarti kantornya hee...dari fenomena ini seperti biasa gw mendapatkan inspirasi berlebih.
Ok, gw akan memberikan penjelasan mengenai pembagian kasta pekerja dalam dunia kerja, terbagi menjadi 4 kasta sebagai berikut ;
1. Kasta Workaholic, kasta ini adalah kasta terbawah dalam dunia kerja karena pekerja yang masuk ke dalam kasta ini adalah orang-orang yang begitu menikmati bekerja sehingga biasanya hari libur justru membuat mereka tertekan. Mereka ga bisa lebih menikmati kehidupan lain selain dikantor, gaji itu nomor sekian yang penting kepuasan bekerja diutamakan. Jangan salah, kasta ini merupakan kasta yang menjadi tulang punggung perusahaan, saat karyawan lain cuma bisa bekerja 8 jam sehari, mereka bisa 12 jam bahkan lebih, karyawan ini biasanya jadi kesayangan boss, karena jarang menuntut, jarang mengeluh dan bekerja seperti robot. Kantor yang cocok : Foxconn, perusahaan penyuplai apple. Begitu banyak karyawan yang bunuh diri menjadi bukti sahih betapa workaholic menjadi panutan disini.
2. Kasta Magabut alias makan gaji buta, kasta ini berada diatas kasta workaholic karena mereka lebih cerdas! mereka bisa satu level dengan yang workaholic, memiliki gaji dan fasilitas yang sama akan tetapi diperoleh dengan kerja yang lebih sedikit. Kasta ini biasanya terbagi lagi menjadi dua yaitu karyawan yang pandai menempatkan diri dan karyawan yang memiliki beking yang besar (keponakan presdir) jadi mereka dapat tetap bertahan dalam kasta ini. Bagi yang kurang cerdas biasanya sudah dipecat.
3. Kasta Efektivitas dan Efesiensi, Kasta ini sebenarnya adalah kasta pekerja yang terbaik. Mereka adalah orang-orang yang mampu menyelesaikan pekerjaan dengan waktu lebih singkat dari para workaholic dan dapat tetap terlihat santai seperti magabut. Kelebihan yang dimiliki oleh pekerja dengan kasta dibawahnya adalah kemampuan dan manajemen waktu yang baik. Mereka dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan waktu kerja normal atau kalau ada kerjaan mendadak mereka berani menundanya, masih ada esok hari bung!
Tetapi sisi buruknya adalah karyawan pada kasta ini biasanya tidak disukai oleh atasannya, biasanya karena atasannya berasal dari dua kasta dibawahnya atau karena gerak geriknya sangat mengancam posisi atasannya.
4. Kasta Dinamite, ciri-ciri pekerja pada kasta ini adalah mereka ngerasa perusahaan selalu punya hutang sama mereka, dalam hal tuntut-menuntut hak karyawan, ini rajanya. Mereka juga Mister dan Miss tenggo sejati, mereka selalu mempunyai alasan yang tidak bisa dibantah saat menginginkan sesuatu (cuti/ijin dsb) dan selalu mengeluh akan yang mereka dapatkan. Tanggal tua adalah saat dimana mereka mulai menunjukan gelagatnya, mulai suka marah2 sendiri, cembetut, mengeluh kok gajian lama bener ngapain aja itu hrd dsb. Tipe ini juga suka mengadu domba karyawan lain. Bermulut sebesar ember dan memiliki telinga setajam telinga serigala namun faktanya karyawan kasta ini sangat susah dilenyapkan dalam perusahaan karena apabila mereka akan dilenyapkan maka mereka akan membuat kerusakan semaksimal mungkin dulu pada perusahaan yang dianggap telah mengkhianatinya. Bahkan bos-bos aja agak berhati-hati saat berhadapan dengan mereka. Kasta ini yang akan selalu survive dalam dunia kerja yang katanya keras, bagi mereka ini ga ada apa-apanya.
Ok, dah mau jam 8, waktunya ngantor..jadi ada di kasta apakah anda? :-D
0 komentar:
Post a Comment