Wednesday, 27 May 2009

Ganti Alamat!

Hi everyone! If you notice right now your favourite blog (ciee...) changes name from kongtai.blogspot.com to kongtai-king.blogspot.com, the reason I change the name just to make it more crazy than before ahaha...

Tuesday, 19 May 2009

Kate Moss tertarik Buddhism

Supermodel Kate Moss mencoba menghentikan kegilaannya berpesta dan alkohol. Demi mendapat ketenangan, Kate pun mulai mencoba jadi pengikut ajaran Budha.

''Dia benar-benar tertarik pada ajaran Budha,'' ungkap seorang teman dekat Kate pada Daily Mirror, dikutip Selasa (19/5/2009).

Masih menurut si teman, di rumah Kate kini telah ada sebuah patung Budha. Patung tersebut ditaruh di ruang tamunya.

Dengan mengikuti ajaran Budha, Kate mencoba mengurangi tingkat stres dalam hidupnya. Ia sadar dirinya selama ini menjadikan alkohol sebagai pelarian.

''Kate sekarang mencoba bermeditasi,'' tutur si teman.

Kesadaran Kate pada hidupnya itu kabarnya muncul setelah sahabatnya bos Topshop, Sir Philip Green memberi peringatan. Philip meminta supermodel 35 tahun itu agar lebih bertanggungjawab pada hidupnya.

Pengusaha kaya itu juga memohon pada Kate untuk berhenti berpesta. Menurut Philip, hidup mantan kekasih Pete Doherty itu bisa hancur karena alkohol.

10 cara hindari kanker

Publikasi yang dikeluarkan Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional Dharmais tentang 10 Cara Menghindari Kanker. Harapannya semoga kita bisa lebih arif dalam menjalankan pola hidup menuju hidup sehat dan produktif. Berikut kesepuluh cara tersebut:

1. Berhenti merokok.
Merokok merupakan sebab utama kanker paru dan hampir 30 persen menjadi penyebab terjadinya jenis kanker lain. Jika merokok di rumah maka akan menyebabkan terpaparnya seluruh penghuni rumah, termasuk anak-anak, dengan asap rokok dan menyebabkan penyakit saluran pernapasan.

2. Hindari sinar matahari
Sinar matahari berlebih bisa sebabkan kanker kulit. Untuk itu lindungi kulit Anda dengan krim tabir surya, gunakan baju berlengan panjang dan topi atau payung di saat terik matahari memancar.

3. Kurangi kadar lemak dalam makanan
Makanan yang mengandung banyak lemak menyebabkan peningkatan berat badan dan kegemukan. Hal tersebut menjadi penyebab kanker di kandungan, kandungan empedu, payudara, dan kolon. Mengontrol berat badan dengan diet seimbang dan olahraga akan mengurangi resiko Anda terkena kanker.

4. Perbanyak makanan berserat
Gandum, beras, sayuran, dan buah-buahan merupakan sumber serat alami yang sangat baik dan melindungi Anda dari kanker kolorektal. Makanan yang banyak mengandung serat seperti roti gandum, dedak, jagung, beras, bayam, kentang, apel, peer, dan tomat sebaiknya dikonsumsi secara teratur setiap hari.

5. Kurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar, dan diawetkan dengan nitrit
Kanker oesofagus dan lambung lebih sering dijumpai di negara yang penduduknya banyak mengkonsumsi makanan yang diproses dengan penguapan maupun diawetkan dengan nitrit. Dalam makanan yang dibakar diketahui kandungan zat yang meningkatkan resiko kanker lebih tinggi.

6. Pilih makanan yang banyak mengandung vitamin A dan C
Vitamin alami dan zat penting lain yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan dapat melindungi kita dari kanker oesofagus, laring, lambung dan paru. Jeruk, pisang, mangga, pepaya, tomat, dan buah-buahan tropis lainnya, wortel serta brokoli merupakan sumber dari vitamin dan zat-zat penting.

7. Konsumsi lebih banyak sayuran golongan kubis
Penelitian menunjukkan bahwa sayuran yang termasuk dalam golongan kubis, seperti kol, brokoli, bunga kol, bak choy, dan kale dapat melindungi Anda dari kanker lambung, kolorektal dan kanker saluran nafas.

8. Hindari minuman beralkohol
Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak beresiko tinggi terkena kanker hati dan lambung. Merokok yang disertai minum alkohol akan meningkatkan resiko yang amat besar terjadinya kanker mulut, tenggorakan, laring dan oesofagus.

9. Periksalah diri secara teratur
Bagi perempuan dianjurkan melakukan pap smear, pemeriksaan payudara sendiri maupun dengan mammografi untuk mendeteksi adanya kanker leher rahim dan payudara. Sedangkan untuk laki-laki rajinlah untuk memeriksakan diri dari bahaya kanker prostat dan kanker testis.

10. Pola hidup yang seimbang
Makan yang cukup dan gizi seimbang, penggunaan waktu yang seimbang antara bekerja, istirahat, rekreasi dan olahraga, serta selalu mendekatkan diri pada Tuhan dapat mengurangi resiko timbulnya kanker.

Monday, 18 May 2009

Wah indonesia masuk guiness book !!!!

JAKARTA, KOMPAS.com — Setiap tahun, Pemerintah Indonesia memberi izin untuk pembabatan 1,8 juta hektar hutan, atau sama luasnya dengan luas Pulau Bali. Tidak hanya itu, Indonesia juga memperoleh predikat negara yang paling cepat menghabiskan hutan oleh Guinness World Record.

Demikian diungkap Joko Arif, Juru Kampanye Hutan Greenpeace untuk Asia Tenggara, yang ditemui di sela aksi damai "Selamatkan Hutan" di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/5).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa usaha menyelamatkan hutan itu memerlukan komitmen politik. Hal tersebut dilambangkan dengan banner bergambar peta Indonesia dan bendera merah putih yang ditempelkan di semua bagian pulau. "Presiden maupun para capres seharusnya memasukkannya (perbaikan hutan) dalam komitmen politiknya jika memang mempunyai perhatian pada linglungan hidup," kata Joko yang berdiri membelakangi banner yang diangkat 10 orang itu. Satu satunya adalah aktor Krisna Murti.

Aksi damai ini, tambahnya, hendak mendesak Presiden RI segera melakukan jeda tebang hutan Indonesia. "Sampai regulasi yang terkait kehutanan dibenahi karena selama ini terjadi timpang tindih antara Keppres dan Kepmen. Dengan demikian membuka peluang korupsi dan illegal logging," ungkap Joko.

Kemudian ia mengungkapkan ada 3 tujuan dilakukannya jeda tebang ini, yaitu menyelamatkan masyarakat yang tinggal di hutan dan sekitarnya, melindungi air tanah, dan melindungi kualitas udara bumi. Saat ini aksi dilanjukan ke pelataran Monas untuk melakukan human banner yang bertuliskan SOS. Ada 60 orang yang diperlukan intuk membentuk huruf tersebut. "Aksi ini untuk menekankan betapa gentingnya kondisi hutan Indonesia," pungkas Joko.

ONE

Tips disayang boss

KOMPAS.com - Siapa sih yang tak ingin dikenal atasan? Tak bisa dipungkiri menjaga hubungan baik dengan atasan bisa menjadi wild card Anda untuk mencapai jenjang karir yang diinginkan. Karena itu untuk menjalin kedekatan dengan si bos, Anda perlu mencuri hatinya terlebih dulu. Begini caranya.

Datang ke kantor lebih awal. Datang ke kantor tepat waktu itu biasa. Jika Anda melakukan ini, Anda sama saja dengan rekan-rekan yang lain. Kalau Anda ingin merebut perhatian si bos, jadilah orang pertama yang datang ke kantor. Setidaknya datanglah 30 menit lebih awal. Sehingga wajah Anda lah yang pertama kali terlihat oleh si bos di kantor.

Jaga citra baik atasan. Bila atasan Anda memiliki kesan baik di mata publik, Anda pun akan dinilai baik. Jadi, usahakan untuk selalu menjaga citra atasan. Anda bisa memulainya dengan tidak membicarakan kekurangan atasan Anda di sembarang tempat. Hati-hati lho, tembok juga punya telinga. Jangan sampai keluhan Anda tentang si bos didengar orang lain.

Calm down. Pribadi yang tenang, stabil, dan tak emosional selalu punya nilai lebih di mata atasan. Pasalnya, saat menghadapi masalah serumit apa pun, Anda bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin. Bila Anda tetap under control kala menghadapi masalah, tentu Anda bisa menyelesaikan setiap persoalan dengan cara paling baik. Sehingga, atasan akan melihat Anda sebagai karyawan yang bisa diandalkan dan tak takut menghadapi krisis.

Bersikap tegas. Bila selama ini Anda memelihara sikap "tak enakan" dengan rekan kerja, mulai sekarang kurangi sikap tersebut. Belajarlah bersikap lebih tegas dalam mengambil keputusan. Apalagi, bila Anda diberi kepercayaan oleh atasan untuk memimpin sebuah proyek. Anda akan dituntut untuk berpikir cepat dan cekatan. Sikap "tak enakan" akan membuat Anda ragu-ragu dan lambat membuat keputusan. Ini tentu akan berdampak negatif pada performa kerja Anda.

Perluas pengetahuan. Kalau Anda terlihat cerdas dan tahu banyak hal, tentu atasan takkan segan mengandalkan Anda dalam beberapa proyek. Rajinlah meng-upgrade keahlian kerja Anda dan menjadi orang yang update tentang berbagai informasi baru. Sehingga Anda menjadi orang yang akan ditanya ketika bos membutuhkan informasi.

Tidak perhitungan. Setiap orang di kantor Anda memang sudah memiliki job desk masing-masing. Tetapi, tak menutup kemungkinan Anda akan mendapat tugas tambahan dari atasan. Nah, bila ini terjadi, sebaiknya Anda jangan langsung menolak tugas tersebut. Terima saja, meski proyek tersebut mungkin dianggap kurang penting oleh orang lain. Anggap saja Anda sedang mempelajari hal baru. Jadi, tak perlu terlalu perhitungan dengan tenaga yang Anda keluarkan untuk kantor. Percaya deh, atasan Anda takkan mendelegasikan tugas tanpa alasan. Siapa tahu, si bos justru sedang mengetes kesiapan Anda dalam menerima tanggung jawab baru.

Komunikatif. Pada saat rapat, usahakan untuk tidak sekadar menjadi peserta, tetapi jadilah orang yang selalu mengungkapkan segala ide. Untuk itu memang diperlukan penguasaan teknik public speaking untuk menyampaikan ide dan gagasan yang Anda miliki. Setiap atasan akan senang dengan karyawan yang pandai berkomunikasi dan menyampaikan idenya secara jelas. Karena, pada dasarnya kemampuan Anda dalam menguasai suatu hal akan terlihat dari cara Anda berbicara.

Jeli melihat masalah. Setiap proyek tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Sebelum evaluasi bersama atasan, ada baiknya Anda mengevaluasi dulu apa yang menjadi kekurangan proyek tersebut. Setelah itu, cobalah untuk menyiapkan solusinya. Tak perlu takut salah, kesiapan Anda pada saat evaluasi justru akan dihargai oleh atasan. Anda akan dinilai peka dan peduli terhadap masalah perusahaan. Jangan heran kalau setelah ini, si bos akan sering-sering memanggil Anda.

(Bestari Kumala Dewi)

Wednesday, 13 May 2009

Waisak di Antara Berbagai Persoalan

Oleh I.CITRA SENJAYA

Pada 9 Mei 2009, seluruh umat Buddha merayakan Hari Raya Waisak 2553 BE. Dalam perayaan tersebut, umat Buddha memperingati tiga peristiwa penting, yakni kelahiran Sidharta Gautama, Sidharta mencapai kesempurnaan sebagai Buddha, dan mangkatnya Sang Buddha.

Berbagai permasalahan serta tantangan mewarnai peringatan Waisak tahun ini, seperti krisis ekonomi global, pemanasan global, kondisi politik menjelang Pemilu Presiden, hingga ancaman penyebaran flu babi.

Sejumlah tema yang berusaha untuk membantu umat manusia dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi ini.

Sangha Agung Indonesia mengangkat tema "Eling Membangun Kemenangan Waisak, Damai dalam Diri, Harmoni Dengan Semua".

Maha Nayaka Sangha Agung Indonesia Biksu Dharmavimala mengimbau umat manusia untuk terus meningkatkan keterjagaan dalam menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi di dunia.

Menurut dia, kedamaian yang diharapkan harus diawali dari dalam diri manusia sendiri. "Bagaimana damai terhadap orang lain akan tercapai, jika tidak dimulai dari diri sendiri," katanya.

Ia menuturkan, konflik yang terjadi dalam diri manusia merupakan urusan pribadi, sehingga harus diselesaikan sebelum mengharapkan damai dari orang lain.

Tema Waisak yang diangkat tersebut, kata dia, sangat sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini.

Ia mengatakan, banyaknya permasalahan, seperti situasi politik menjelang Pemilihan Presiden 2009, merebaknya Flu Babi hingga krisis ekonomi global, tentu memerlukan keterjagaan dari seluruh umat manusia dalam menghadapinya.

"Egoisme pribadi harus dapat dihilangkan untuk mewujudkan damai bagi seluruh umat manusia," katanya.

Sekretaris Jenderal Majelis Buddhayana Indonesia Budiman menambahkan, tema tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan kembali kesadaran umat manusia dalam upaya menghadapi kondisi dunia saat ini.

Menurut dia, pada situasi semacam ini, egosime manusia terlibat bertambah besar. "Hal itu terlihat dari sikap ’cuek’ terhadap lingkungan dan perilaku hidup," katanya.

Dalam kaitannya dengan Pemilihan Presiden pada Juli mendatang, ia mengimbau kepada seluruh umat Buddha untuk waspada terhadap kepentingan yang menghancurkan. "Jangan jadikan politik sebagai ajang perebutan kekuasaan," katanya.

Ia mengatakan, Majelis Buddhayana Indonesia mengharapkan presiden yang mampu menjaga stabilitas negara dalam berbagai hal, termasuk menjamin harmonisasi kehidupan berada.

Sementara itu, Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia mengangkat tema Waisak 2553, "Kehadiran Buddha Membawa Keharmonisan dan Ketulusan Bangsa".

Ketua Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia Surya Widya mengatakan, melalui tema tersebut, masyarakat diimbau agar tidak terpecah belah dengan berbagai permasalahan yang muncul saat ini.

Menurut dia, keharmonisan dalam kehidupan umat manusia harus terus dijaga.

Adapun dalam konteks politik menjelang Pemilu Presiden, kata dia, jabatan yang akan disandang sesungguhnya merupakan amanah.

Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia mengharapkan calon presiden yang mampu memajukan negara ini.

Kedua organisasi ini juga membebaskan umat Buddha di Indonesia untuk bebas menentukan pilihannya dalam Pemilu Presiden mendatang. "Sesuai dengan inti ajaran agama ini, Buddha membebaskan umatnya untuk bersikap," kata Surya.

Sekretaris Jenderal Majelis Buddhayana Indonesia Budiman mengharapkan agar seluruh umat Buddha menggunakan hak politiknya dalam Pemilu Presiden.

Ia juga menjamin, Majelis Buddhayana Indonesia tidak akan berafiliasi dengan partai politik manapun menjelang Pemilihan Presiden.

Namun, Majelis Buddhayana juga tidak melarang jika ada umat Buddha yang ingin mencalonkan diri sebagai bakal calon presiden, kata Budiman.

Tidak Makan Daging Bisa Selamatkan Bumi

CIREBON, KOMPAS.com — Masyarakat perkotaan dan pedesaan dapat berpartisipasi mengatasi pemanasan global dengan cara mengurangi makan daging.

"Kurangi makan daging, karena dengan mengurangi makan daging berarti mengurangi peternakan," kata praktisi pemanasan global dari Supreme Master Television, Kontribusi Jakarta, Murniati Kamarga sebelum pelaksanaan seminar Global Warming Mengancam Keselamatan Planet Bumi, di Cirebon, Selasa (12/5).

Menurut dia, peternakan sapi, kambing, kerbau, domba maupun unggas sangat berperan dalam pemanasan global. Dengan mengurangi makan daging, yang berarti pula mengurangi peternakan maka akan berdampak kepada lahan untuk dihijaukan yang berfungsi sebagai hutan.

Di pihak lain, pemanasan global bisa dikurangi dengan menggalakkan pola pemupukan organik yang diyakini bisa memperkaya oksigen.

Selain itu, bisa menjadi orang tidak makan daging sama sekali (vegetarian) berarti secara individu telah ikut mengurangi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.

"Vegetarian sangat dianjurkan guna mengurangi pemanasan global. Vegetarian, di samping menjaga kesehatan tubuh, juga berarti mengurangi konsumsi daging," tambahnya.

Oleh karena tujuan seminar itu untuk memberi pengertian pada masyarakat seluas-luasnya, maka pesertanya terdiri dari kalangan pelajar, guru, organisasi pemuda dan organisasi wanita yang berjumlah sekitar 300 orang.

Semua masyarakat terkena dampak pemanasan global, baik di perkotaan maupun di pedesaan. "Karena itu, semua perlu berpartisipasi untuk menguranginya," katanya.